This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 29 Maret 2013

Tata Cara Membuat Kipas Dari Anyaman Bambu

Membuat kerajinan anyaman dari bambu (Kipas)




Sejarah
  1. Bambu
Bambu merupakan pohon yang termasuk beraneka ragam jenis dan fungsinya, bahkan sebuah Negeri yang kita cintai ini berhasil di rebut kembali dari Penjajah oleh bambu runcing, yang di jadikan senjata utama oleh para Pejuang dulu. Waktu demi waktu, jama sudah berubah pun dari Era Tradisional, sampai sekarang yang di di sebut jaman Moderen pun, fungsi bambu masih kita pakai, bahkan semakin meningkat dengan adanya tangan-tangan trampil, diantaranya tidak sedikit sebuah cafe yang terkenal, gedung, atau bahkan hotel dan apartemen menggunakan arsitek bangunannya dari bambu.
Mungkin selain ingin meneruskan sebuah tradisi dari keluarga saya yang berasal dari keluarga Anyaman. Saya pribadi berinisiatif mengangkat sebuah seni yang berasal dari bahan bambu, yaitu Anyaman, dan sanya yakin seni dari bambu tidak akan silam di telan jaman, bisa saya buktikan seni music diantaranya yang dari bamboo seperti Angklung, sekarang sudah terkenal sampai Luar Negri. Tidak  menutup kemungkinan seperti yang saya bahas ini yaitu Ayaman bisa seperti Angklung, bahkan lebih mungkin, sampai terkenal ke Negara tetangga dan bahkan terkenal di seluruh dunia, di suatu saat nanti itu yang saya harapkan.
  1. Anyaman
Anyaman merupakan sebuah tradisi yang sifatnya turun temurun, dan juga merupakan sebuah hobi, atau sebuah kerjaan sampingan, bahkan sampai pekerjaan pokok untuk menghidupi anak istri. Akan tetapi waktu demi waktu anyaman semakin meningkat permintaanya di pasaran. Sampai harganya pun lebih mahal di banding dengan produk bahan bangunan yang termasuk bahan bangunan modern. Kenapa? Karna di samping pembuatanya secara manual, tahan produknya pun bisa puluhan tahun.
Macam-macam Ayaman
         a.     Anyaman Tunggal
  • Ayaman tunggal yaitu ayaman yang dibuat secara tungal/satu-satu di anyamnya. Ayaman ini bisa di gunakan untuk membuat kerajinan:
  • -          Saringan
  • -          Tampan/Cetakan pembuata Tahu
  • -          Cerangka dll

    b.     
    Anyaman bilik
  • Ayaman bilik yaitu: anyaman yang di buat/disilang secara berurutan dengan melewati/menganyamnya dua-dua. Ayaman ini bisa di gunakan untuk membuat
  • -          Bilik
  • -          Nyiru/tampan alat napi beras dan padi
  • -          Kombinasi di anyaman kerajinan yang lain.
        c.       Anyaman terateai
  • Anyaman teratei yaitu sebuah anyaman yang sangat unik dan indah, berfungsi untuk membuat bilik bangunan/gubuk dengan harapan hanya sekedar sebuah seni bangunan.

    d.     
    Ayaman Bunga Cengkih dll
  • Jenis ayaman ini bisa kita jumpai di beberapa anyaman seperti kipas, tolok/kecempeh, bakatul/sangku, dll
Bahan-bahan
  1. Bambu
  2. Kayu
  3. Tali rotan
  4. Tali dari plastik
Alat
  1. Regaji
  2. Golok
  3. Pisau Raut
  4. Jara/Paku
Cara
Pengambilan bambu
  • Pertama-tama kita hati-hati, waspada, penuh pertimbangan, dan tanggungjawab.
  • Pastikan kita memilih bambu yang muda dan tidak terlalu tua
  • Tidak semua bambu bisa kita pakai untuk membuat anyaman, karna jenis bambu sangat banyak dan fungsinya pun berbeda-beda, di sini yang kita pilih untuk anyaman adalah Bambu Tali.
  • Cari bambu yang ujung dan rantingnya tidak menyatu dengan bambu lain, karna untuk memudahkan kita nanti menarik pohonnya.
  • Bersihkanlah ranting-ranting yang sekiranya menghalangi langkah kita karna di kebun bambu biasanya di pakai sarang ular.
  • Perhatikan buku bambu harus panjang ukuran dagingnya sekitar 40-50 cm, hal ini membantu kita mempermudah mengolah bambu dan dalam menganyamnya nanti.
  • Sesudah di pastikan bambu pas umur dan panjangnya buat di jadikan kipas sebelum kita tebang.
  • Ketika kita menebang harus memperhatikan arah pohonnya dan dari dagu pohon bambu itulah kita di sarankan memulai pemotongannya, agar bambu bisa jatuh mengarah kepada arah condongnya. Jangan coba-coba sampai memotong dari arah pundak/arah atas badan bambu. Karna memang pundak bambu sepintas enak dan nyaman di potongnya tapi kalau kita potong pundaknya akan langsung membelah dan mengarah wajah kita, peristiwa ini sering terjadi karna akan kurangnya ke waspadaan kita, akibatnya wajah kita yang jadi sasaran bambu. Maka dari itu di sarankan hati-hati dan waspadalah ketika menebang bambu.
  • Sesudah pohon bambu jatuh, kita membersihkan rantingnya, sampai ke ujung yang sekiranya tidak terpakai.
  • Bagian yang kita ambil untuk membuat anyaman adalah bagian tengahnya, karna dari bagian itulah yang paling bagus dan cocok untuk membuat anyaman, tapi kalau kita mengambil bagian pohon bambu yang puhunya kita pasti kesulitan karna di bagian itu sangat keras dan biasanya pendek ukuran bukunya.
Macam-macam bambu dan fungsinya
-          Bambu Tali
Untuk membuat berbagai anyaman, bahan bangunan, bahan membuat tangga, bahan pembuatan tali/pengikat kayu bakar, pagar, sasak, tiang dll
-          Bambu Gombong
Bambu gombong merupakan bambu yang termasuk kelas bambu besar dan panjang ukurannya di banding dengan bambu yang lain, dan ini fungsinya untuk bangunan, pembuatan pagar rumah merupakan hal yang bagus karna konstruksi urat bambunya sangat rapih dan gampang di atur, untuk bahan tiang ini juga sering di pakai karna selain besar, dia juga kokoh dan tahan cuasa. Untuk bahan keramba ikan, untuk bahan reng genteng atap rumah, dan uniknya walaupun ukuranya besar tapi enak kalau di makan di jadikan sayur.
-          Bambu Tamiang
Bambu tamiang merupakan bambu yang hidupnya mayoritas tidak di pelihara dan banyak di jumpai di pinggir-pinggir sungai sepanjang pulau jawa. Biasanya para petani menggunakannya untuk bangunan, bahan saung sawah, dan mayoritas kelebihan bambu ini suka si buat bahan Tanggungan/ di Bahasa Sunda di sebut istlah Rancatan/alat untuk memikul. Dan masayrakat menggunakannya di jadikan untuk sayuran bagi bambu yang masih kecil kira-kira berukuran pendek sekitar 10cm-30cm.
-          Bambu Bareg-beg
Bambu ini merupakan bambu yang panjang ukuran bukunya, kecil, dan hidupnya sama seperti bambu tamiang di tepi sungai. Fungsi bambu ini karna ukurannya kecil dan panjang, untuk gantar, untuk senjata sumpit, untuk bahan tempat jemuran baju kalau di pedesaan, dan para seniman music mereka memanfaatkan untuk bahan suling dan hiasan yang di buat dari bambu.
-          Bambu Haur Geulis/ Bambu Teumen
Ini merupakan bambu yang struktur pohonnya kelihatan bagus dan rapih, maka masyarakat menyebutnya dengan bambu haur geulis, fungsi bambu ini masyarakat menggunakan untuk bahan pancingan, tangga, gantar, tongkat untuk anak-anak Pramuka, dan kalau masih kecil masyarakat memanfaatkannya untuk sayuran.
-          Bambu Haur Kuning
Jenis bambu ini berbeda dengan bambu yang umumnya, karna selain warnanya kuning dia juga ada hokum mitosnya, konon bambu ini merupakan sebuah senjata yang sangat ampuh dan pernah di gunakan dulu oleh para pejuang kita, dan pada masyarakat sekarang ini sebuah senjata yang di gunakan untuk menaklukan orang jahat yang menggunakan ilmu Rawa Rontek yaitu sebuah ilmu yang bisa menyambungkan kembali organ yang di potong, atau ilmu yang lain dan biasa di gunakan oleh orang-orang jahat, bambu inilah senjata ampuh yang bisa menaklukan hal tersebut. Di era modernisasi sekarang bambu ini di jadikan hiasan halaman, atau hiasan sebuah kafe, bahkan hiasan sebuah apartemen sekalipun, memang indah, menarik bentuknya. Di samping ini semua bambu ini merupakan bambu yang enak di konsumsi, ketika masih kecil.
-          Bambu Hitam
Bambu macam ini merupaka bambu yang popular dan sering kita jumpai di berbagai kesenian, hal tersebut tidak aneh karna bambu ini merupakan bambu yang indah, dan unik, mayoritas di pergunakan untuk bermacam-macam seniman, bahan bangunan, bahan membuat angklung, calung, anyaman pun sering kita lihat sebuah kafe dan restoran yang menggunakan bangunan tradisional anyaman bilik, tiang dll memakai bambu hitam yang di ukir sedemikian rupa.
Pengolahan bambu
  • Bambu yang sudah di tebang kita potong perbuku dengan menggunakan regaji supaya rapih hasilnya, dan usahakan jangan dengan bukunya kita ambil dagingnya saja.
  • Setelah  di potong kita bersihka hinis/kulit yang bisa melukai kulit kita
  • Usahakan pengerikan kulit tadi sama rata dan rapih
  • Setelah beres perngerikan baru kita memulai pembelahan dan pengirisan, kita sesuaikan saja dengan besar kecilnya bulatan bambu
  • Setelah pengirisan lalu kita keringkan bisa dengan sinar matahari atau kita bisa dengan cara di ganggang di atas tumpu
  • Sesudah kira-kira kering rata kita sebit dengan menggunakan pisau raut/pisau lain asalkan tajam, dan di usahakan pisaunya tipis tapi keras. Dari sinilah kita di tuntut harus hati-hati karna banyak yang gagal dan urat bambu biasanya susah di sebit kalau kita belum biasa
  • Kita sebit dengan ukuran tipis agar kipasnya lenrut dan mudah untuk di anyamnya
  • Kemudian kita lihat apakah masih perlu pengeringan atau tidak, caranya kita coba raut/bersihkan bulu-bulu pori-pori daging bambu, kalau kelihatan sudah kering maka kita teruskan saja raut, tapi kalau bulunya masih mengembag dan susah di bersihkannya itu berarti masih perlu pengeringan.
  • Perautan. Dalam perautan/perapihan terakhir ini kita memerlukan sekil yang harus hati-hati karna sama seperti pengirisan tadi pasti banyak yag terbuang karna selain bamboo sudah kering, dan tipis maka pasti sering kita terpotongnya,
  • Dalam proses perauta kita menggunakan tangan atau paha kita.
  • Gunakan kain di tangan dan paha  kita agar tidak terkena irisan/terusuk oleh pori-pori bamboo.
  • Bahan anyaman kita ikat agar tidak berantakan
  • Setelah beres peralatan kita menuju ke anyaman

    Cara menganyam
  • Jangan kaku
  • Tidak cepat bosan/putus asa
  • Sebaiknya kita menganyam di lantai yang datar
  • Dekatkan bahan anyaman yang sudah kita ikat rapi
  • Simpan ikatan itu di samping kita untuk mempermudah pengambilan bahan
  • Gunakan alas duduk yang tidak terlalu tinggi dengan lantai
  • Lengkapi dengan music clasik/radio yang mengiringi kita dalam menganyam agar tidak cepat ngantuk/bosan.
  • Penganyaman kipas ini berbeda dengan menganyam bilik, tolombong, tampan, atau yang lainnya. Karna caranya di balik agar kedua sisinya kelihatan rapih dan tidak ada ujung anyamannya.
  • Pertama kali memuai menganyam kita siapkan dua helai irisan bamboo yang satu bagian dagingnya, nyang satu hinisnya atau lebih baik duanduanya memakai hinis agar kelihatan hasilnya rapih
  • Untuk sumbu tengah kita perlu yang panjang
  • Sumbu yang satunya di zig-zag ukurannya agar nanti pas kita balikan cukup untuk ukuran di anyamkan
  • Kita membuat sudutnya dengan menyilangka dan melipat secara sejajar dengan bagian yang kita buat untuk sumbu tengah dengan cara menambah bahan anyaman.
  • Cara menganyam ini tidak lepas dengan hitungan satu-tiga-satu sampai seterusnya, dan yang ke sampingnya jangan salah jumlah anyamannya dua.
  • Lakukan itu dengan berulang-ulang sampai hasilnya menjadi segitiga, dan sampai kira-kira kita sudah pas untuk membalikan anyaman itu.
  • Perhatikan pas kita mau membalikan anyaman jangan salah dan jangan lupa akhir penganyaman kita akhiri dengan kitungan satu, agar rapih hasilnya, berbeda dengan kita letakan dengan tiga, hasilnya akan terlihat tidak rapih.
  • Lalu kita saatnya membalikan anyaman kita dengan cara melipat ujung terakhir yang kita anyamkan, dan menganyanya kembali ke bagian tengahnya sampai ujung
  • Lakukan selanjutnya dengan cara yang sama, sampai pada akhirnya akan jadi dan siap untuk diproses selanjutnya.
Pengambilan kayu

Fungsi kayu disini yaitu untuk dijadikan sebagai gagang kipas, dan untuk penjepit ujung anyaman. Kayu yang kita perlukan tidak susah, ranting pohon pun bisa dijadikan sebagai gagang kipas, akan tetapi cara pembelahanya harus ekstra hati-hati, karna akan mempengaruhi kerapian.
Yang disarankan untuk bahan kayu yaitu:
-          Albasia karan struktur kayunya lembut dan mudah untuk kita gergaji/di belah, akan tetapi mudah untuk patah.
-          Mahuni, jenis kayu ini memang keras dan lentur, aka tetapi kuat untuk dijadikan gagang dan rapi kelihatannya, di sarankan cara pembelahanya kita menggunakan gergaji karna urat kayu didalamya sangat rapat dan susah di belah.
-          Afrika, kayu ini memang jarang di gunakan karna jarang di temui, tapi bahannya bagus karena mayoritas pohon dan rantingnya lurus, kayu ini hampir sama dengan mahuni, tapi kalau kita bandingkan lebih keras mahuni, dan terdapat serabut di dalamnya.
-          Salam, jenis kayu ini sangat keras dan berat, akan tetapi mudah untuk di belah. Mayoritas tumbuhnya di tepi sungai dan jarang manusia menanamnya secara sengaja jadi tumbuhnya dengan alam/burung/ tapi kebanyakannya oleh kelelawar karna buahnya yang di makan oleh kelelawar dan kalong.

Pengambilan rotan

Rotan digunakan untuk bahan tali, bisa juga untuk gagang, ada juga untuk kerajinan lain seperti membuat kursi, meja, dll.
Di sini saya akan membahas cara pengambilanya. Karna rota berbeda dengan tumbuhan yang lain rotan merupakan tumbuhan yang di penuhi oleh duri di seluruh pohonnya, sampai ke daunnya juga di penuhi. Kaka dari itu tatkala kita mau mengambilnya harus ektra hati-hati.
Alat yang di perlukan:
  1. Golok/Pisau Besar merupakan alat yang utama di dalam pengambilan rotan, golok bisa untuk menebang, memotong, bahkan sampai melupas kulit rotan
  2. Gergaji fungsinya untuk memotong rotan yang ukuran besar
  3. Kayu/tongkat yang bercabang merupakan senjata kita untuk menghindari duri yang menyentuh ke badan kita ketika kita lagi menebang rotan, dan berfungsi untuk memukul-mukul semak-semak tatkala kita memulai memasuki rimbunan rotan, agar hewan (ular, kalajengking dll), bisa kita takut-takuti dengancara memukul-mukul semak-semaknya.
  4. Api untuk membakar duri rotan, yang hendak kita kupas kulitnya, dan daunnya yang sudah kita tebang. Fungsi api juga untuk membentuk ukuran/bentuk yang kita inginkan dalam membuat kerajinan lain.
Pengolahan rotan
Sesudah kita mendapatkan pohon rotan yang kita ambil, maka untuk pengolahan rotan bahan untuk membuat tali anyaman memerlukan beberapa proses:
  1. Proses penyebitan/pembelahan rotan di bagai-bagi samppai beberapa bagian
  2. Ketika kita membelahnya dan membaginya harus ektra hati-hati
  3. Setelah membaginya kita gulung dan ikat
  4. Usahakan dua minggu di rendam di kolam, agar lebih lentur dan tidak mudah putus, serta agar awet harus lebih lama di rendamnya.
  5. Setelah perendaman maka kita mengeringkan dengan cara di jemur
  6. Setelah pengeringan kita baru menuju ke prautan.
Pembagian/penyobekan tali dari plastik
Tali yang berasal dari pelastik biasanya berasal dari tali yang bekas pengepakan barang, bukan sejenis rapia. Pembegaian/penyobekan dalam pelastik juga kita harus hati-hati dengan menggunakan pisau/kater.
Fungsinya sama untuk mengikat tali antara kayu dan anyaman.
Pengikatan/pemasangan tali pada kayu dan anyaman kipas
Perta-tama kita rapihkan dulu anyaman yang sebelah atas kipas, dengan cara di potong dengan rapi, supaya rapi kita memerlukan alat
  1. Golok
  2. Kayu bertali
  3. Kayu yang persegi, untuk memotong secara lurus dan menjepitnya.
Setelah rapi baru kita masukan hasil anyaman ke kayu bahan gagangan itu, dan yang sudah di belah secara rapi tadi. Di sisi kita memerlukan paku yang di kasih gagang fungsinya untuk membuat lubang tali pada anyaman. Setelah itu kita ikat dulu untuk ikatan sementara dengan mengguakan tali bambu, agar ketika kita mengikat dengan tali rotan/plastic kayu dan anyaman tidak terpisah/acak-acakan.
Dalam proses pengikatan/tali berbeda dengan mengikat benda lain disini, talinya selain harus panjang, kita juga dalam penalian disarankan tidak memutuskan tali, karna agar kokoh, tidak mudah lepas dan rapi hasilnya.

Fungsi/Kegunaan Kipas dari Bambu
Diantaranya:
  1. Ciri khas adat (adat sunda)
  2. Di sebuah adat memang erat kaitannya baik dari segi kesenian, bahasa, samapi alat-alat rumah tangga sekalipun, ini penting dan merupakan dari cirri has adat itu sendiri, kalau di Kota Bandung itu ada tempat yang namanya yaitu Musium Sri Baduga, disana terdapat sebuah cirri-ciri has Adat Sunda yang kumplit, diantaranya yaitu alat-alat masak seperti Anyaman Kipas.
  3. Untuk alat-alat masak dalam  rumah tangga (menanak nasi)
  4. Di pedesaan seperti daerah Tasikmalanya, Ciamis, Garut, kipas ini sebagai alat rumah tangga, dan fungsinya untuk menanak nasi, dan mendinginkan makanan.
  5. Untuk pembakaran sate
  6. Pedagang sate mayoritas menggunakan alat tradisional, dari muali jenis arangnya, kipasnya, agar kualitas aroma dan rasanya.
  7. Untuk menghilangkan rasa gerah
  8. Di pedesaan biasanya menghilangka rasa gerah dengan menggunakan anyaman kipas, selain bernilai ekonomis mereka juga bisa sambil duduk bercanda gurau di depan rumah, atau sabil ngopi, setelah seharian menguras tenaga, pulang dari sawah.

Sumber : http://arifhidayat69.blogspot.com

Kamis, 28 Maret 2013

KURIKULUM 2013: Mendikbud Yakinkan Bahasa Daerah Tetap Ada

Mohammad Nuh/Antara
JAKARTA – Mohammad Nuh, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, meyakinkan mata pelajaran bahasa daerah tetap ada dalam kurikulum 2013.
“Bahasa daerah tetap ada yakni di kolom kurikulum seni budaya dan prakarya,” ujar Mendikbud di Jakarta pada Kamis (3/1).
Menurut Mendikbud, bahasa daerah dan kelompok muatan lokal lainnya tetap terbuka untuk dimasukkan ke kurikulum.
“Seni budaya diberi 4 jam. Jadi bisa memasukkan bahasa daerah,” tambah dia.
Mata pelajaran bahasa daerah, lanjut Nuh, tetap sejajar dengan mata pelajaran yang lain.
Kemdikbud akan menyampaikan hal ini ke publik setelah uji publik terumuskan.
“Sekarang banyak yang protes, karena mereka belum jelas mengenai kurikulum baru ini. Kemdikbud akan menyampaikannya ke publik.”
Sebelumnya, sejumlah guru menolak rancangan kurikulum 2013 karena meniadakan mata pelajaran mutan lokal bahasa daerah.
Tidak hanya itu, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menyatakan akan mengirim surat kepada Mendikbud mengenai hal tersebut.(Antara/ms)

Sumber : www.kabar24.com

PENDIDIKAN INDONESIA Gunakan Kurikulum Baru Tahun 2013

M. Nuh/Jibiphoto
JAKARTA– Pemerintah akan mengubah kurikulum 2013 mendatang dengan menekankan aspek kognitif, afektif, psikomotorik melalui penilaian berbasis test dan portofolio saling melengkapi.
Kurikulum baru tersebut akan diterapkan untuk seluruh lapisan pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas maupun Kejuruan.
“Siswa untuk mata pelajaran tahun depan sudah tidak lagi banyak menghafal, tapi lebih banyak kurikulum berbasis sains,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh kepada pers di Kantor Wapres di Jakarta, Selasa.
Dikatakan Nuh, orientasi pengembangan kurikulum 2013 adalah tercapainya kompetensi yang berimbang antara sikap, keterampilan, dan pengetahuan, disamping cara pembelajarannya yang holistik dan menyenangkan.
Untuk tingkat SD, katanya, saat ini ada 10 mata pelajaran yang diajari, yaitu pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, matematika, IPA, IPS, seni budaya dan keterampilan, pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, serta muatan lokal dan pengembangan diri.
Tapi mulai tahun ajaran 2013/2014 jumlah mata pelajaran akan diringkas menjadi tujuh, yaitu pendidikan agama, pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, matematika, seni budaya dan prakarya, pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, serta Pramuka.
“Khusus untuk Pramuka adalah mata pelajaran wajib yang harus ada di mata pelajaran, dan itu diatur dalam undang-undang,” kata Nuh.
Salah satu ciri kurikulum 2013, khususnya untuk SD, adalah bersifat tematik integratif. Dalam pendekatan ini mata pelajaran IPA dan IPS sebagai materi pembahasan pada semua pelajaran, yaitu dua mata pelajaran itu akan diintegrasikan kedalam semua mata pelajaran.
Dikatakan untuk IPA akan menjadi materi pembahasan pelajaran Bahasa Indonesia dan matematika, sedangkan untuk IPS akan menjadi pembahasan materi pelajaran Bahasa Indonesia dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Mendikbud mengatakan, kurikulum 2013 itu diharapkan bisa diterapkan mulai tahun ajaran baru 2013, tapi sebelumnya akan diuji publik sekitar November 2012.
“Masyarakat bisa memberikan masukan atas setiap elemen kurikulum mulai dari standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses hingga standar evaluasi. Adanya uji publik ini diharapkan kurikulum yang terbentuk telah menampung aspirasi masyarakat,” papar Nuh. (Antara/nel)

KURIKULUM 2013: Kecakapan Guru Menjadi Faktor Kunci

Ilustrasi/Jibiphoto/Gigih M Hanafiah
PONTIANAK – Kecakapan profesional guru menjadi hal yang tidak bisa ditawar untuk terselenggarannya kurikulum 2013.
Pada kurikulum terbaru yang masih dalam tahap uji publik, kreativitas dan inovasi siswa menjadi hal penting. Sementara, tanpa stimulasi dari guru yang memiliki kecakapan profesi hal itu akan menjadi sia-sia.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar Alexius Akim, kurikulum 2013 menekankan pada siswa kreatif dan inovatif untuk menopang pembangunan, apalagi kemajuan iptek semakin hari semakin meningkat.
Untuk itu, diperlukan kurikulum khusus sebagai pegangan bagi para guru.
“Harus dibarengi dengan kurikulum yang agak khusus. Kurikulum ini memberikan arah dan kebijakan bagaimana guru melakukan tupoksinya dalam membentuk siswa menjadi sumber daya manusia yang kuat,” kata Alexius, Sabtu (22/12).
Menurutnya, yang terpenting bagaimana kesiapan guru, pemerintah dan infrastruktur. Semuanya melalui uji publik akan ada berbagai masukan.
“Jangan sampai kita salah melakukan, mengkaji dan memberikan arahan dan berakibat fatal. Nah, nanti dalam kurikulum 2013 sekitar 50% berkembang. Ada mata pelajaran yang perlu diintegrasikan ya diintegrasikan. Kalau tetap, ya tetap,” tegasnya.
Alexius juga mengatakan guru mengajarkan geografi tentang gunung. Lalu gunung itu ada air mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah itu masuk ke IPA. Siapa menciptakan gunung itu sudah masuk mata pelajaran Agama.
Menurutnya, hal seperti itu banyak terjadi yang sebaiknya disatukan saja. Pengetahuan yang utuh diperoleh anak akan lebih baik. Selama ini masih tersendiri dan terlalu boros. Itu yang dimaksudkan dengan pembelajaran intensif dan teruntegrasi.
Nanti setelah dilakukan uji publik, lanjut Alexius, baru sosialisasinya kepada para guru dan pengelola pendidikan. Termasuk infrastruktur sekolah dan buku akan diperbaharui. Semuanya akan mengalami perubahan.
Sejauh ini proses pematangan untuk perubahan kurikulum 2013 sudah memasuki tahap ke tiga yaitu uji publik. Uji publik ini untuk menjaring pendapat dan masukan dari berbagai pihak. Setelah itu barulah diputuskan seperti apa model kurikulum 2013 tersebut.
Utusan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ana Suhaenah Suparno mengatakan kurikulum 2013 menekankan kepada siswa untuk aktif. Tidak hanya dalam proses, tetapi juga ada tagihannya.
“Untuk keterampilan berpikir, yang ditagih bagaimana mereka bisa menganalisis, mengklasifikasi, membuat generalisasi. Bagaimana siswa dikondisikan seperti ilmuan-ilmuan bekerja,” kata Ana saat uji publik kurikulum 2013 di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar.
Ana menjelaskan selain kreatif dan inovatif, diintegrasikan juga pendidikan karakter. Jadi, semuanya akan terintegrasi menjadi satu. Dia mencontohkan, budi pekerti dan karakter harus diintegrasikan ke semua program studi.
Selama ini pihaknya terus berasumsi sebenarnya sama antara anak yang ada di kota atau di desa. Hanya tidak diberi kesempatan untuk dipicu atau disimulasi hingga potensi mereka maksimal. Pihaknya sudah mengunjungi beberapa daearah terpencil seperti di NTT dan hasilnya sama. Kalau tidak diransang kognitif anak atau siswa tidak akan berkembang.
Guru Besar Universitas Negeri Jakarta ini menjelaskan yang terpenting adalah bagaimana merangsang siswa dari awal. Bahkan mulai dari PAUD.
“Kuncinya adalah kesiapan pada guru. Kalau ada empat yang penting. Nomor satu guru, dua guru, tiga guru, dan empat guru. Begitu pentingnya kemampuan seorang guru,” jelas Ana.
Ana menuturkan guru juga harus terus dipacu kemampuannya melalui pelatihan-pelatihan dan pendidikan calon guru. Karena hal itu ada efek dominonya.
“Peningkatan-peningkatan kecakapan profesionalisme mereka harus secara terus menerus. Kalau di Singapura sudah 100 jam dalam setahun guru berhak mendapatkan pelatihan,” katanya. Sementara di Indonesia, tagihannya hanya mendapat sertifikat. Padahal harus dievaluasi hasil dari pelatihan guru.
Sekarang pihaknya masih fokus untuk kurikulum jenjang SD hingga SMA/SMK. Sementara tingkat Perguruan Tinggi masih belum. (JIBI/K46/sae)

KURIKULUM 2013: Pelajaran SD Dicukur Jadi 7, Pramuka Wajib

Mohammad Nuh/Antara
JAKARTA – Pada tahun ajaran 2013 nanti, kurikulum baru akan mulai diterapkan oleh pemerintah mulai dari Sekolah Dasar sampai Sekolah Lanjutan Tingkat Atas.
Kurikulum SD yang kini berisi 10 mata pelajaran akan dicukur hingga 7 mata pelajaran saja. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh.
Untuk tingkat SD, katanya, saat ini ada 10 mata pelajaran yang diajari, yaitu pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, matematika, IPA, IPS, seni budaya dan keterampilan, pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, serta muatan lokal dan pengembangan diri.
Tapi mulai tahun ajaran 2013/2014 jumlah mata pelajaran akan diringkas menjadi tujuh, yaitu pendidikan agama, pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, matematika, seni budaya dan prakarya, pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, serta Pramuka.
“Khusus untuk Pramuka adalah mata pelajaran wajib yang harus ada di mata pelajaran, dan itu diatur dalam undang-undang,” kata Nuh.
Dalam wawancara yang diunggah di laman www.kemdiknas.go.id, Mohammad Nuh juga mengatakan pentingnya perubahan kurikulum.
“Jaman itu nanti berubah, jadi harus dimulai dari sekarang. Kalau kita tidak berubah kita akan menghasilkan generasi yang usang. Generasi yang akan menjadi beban, dan juga tidak terserap di dunia kerja,” katanya.
Mendikbud juga menyatakan bahwa metode pembelajaran akan berubah dari metode hafalan menjadi penalaran dan semuanya terintegrasi dalam tiap pelajaran. (Kemendiknas/Antara/ms)

Sumber : www.kabar24.com

Selamat tinggal IPA dan IPS

Share on favorites
Newswire

Ilustrasi/antaranews.com
YOGYAKARTA – Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) akan diintergrasikan ke dalam mata pelajaran lain dan tidak dihapus. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim pada Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (Konaspi) VII/2012 di Yogyakarta, Rabu (31/10).
“Misalnya, mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) dan ilmu pengetahuan sosial (IPS) diintegrasikan ke dalam Bahasa Indonesia,” katanya
Ia mencontohkan pembelajaran IPA dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia dilakukan dengan mengajak siswa ke lapangan terdekat dan mengamati fauna di tempat tersebut.
“Selanjutnya siswa kelas satu sekolah dasar (SD) diminta menceritakan secara verbal, dan siswa kelas yang lebih tinggi diminta untuk menuliskan cerita mereka karena dianggap sudah pandai baca tulis,” katanya.
Menurut dia, Indonesia berhasil naik tujuh tingkat menduduki ranking 63 dari 144 negara dinilai dari beberapa aspek yang meliputi bidang ekonomi, pemerintahan, kesehatan, keamanan, kebebasan pribadi, dan kekeluargaan.
Indonesia juga dianggap luar biasa karena bisa menyediakan dana 20 persen dari APBN untuk pendidikan dan menyusun Undang-undang (UU) Guru dan Dosen.
“Oleh karena itu kita harus tetap optimistis untuk membangun bangsa. Untuk meningkatkan indeks kemakmuran bangsa usaha yang perlu dilakukan adalah menyediakan pendidikan berkualitas tinggi,” kata Musliar.
Ketua Umum Konaspi VII/2012 yang juga Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Rochmat Wahab mengatakan Konaspi merupakan momentum untuk menjawab segala persoalan pendidikan di negeri ini. Persoalan itu salah satunya tawuran oleh sebagian pelajar atau mahasiswa maupun perilaku destruktif, amoral, dan korup.(Antara/ms)

Sumber : www.kabar24.com

KURIKULUM BARU 2013: IPA dan IPS Dibahas Di Semua Pelajaran SD. Apa Komentar Anda?


Ilustrasi/Jibiphoto/Desi Suryanto
JAKARTA – Bulan Juni ini, pemerintah akan memperkenalkan kurikulum pelajaran baru untuk menggantikan kurikulum 2006.
Kurikulum pelajaran baru tersebut berlaku untuk  SD, SMP, SMA dan SMK mulai tahun ajaran 2013.
Saat ini, seperti diberitakan Bisnis (14/11) kurikulum baru tersebut tengah dirancang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional dan sudah disetujui Wakil Presiden Boediono. 
Kurikulum baru tersebut menggunakan pendekatan tematik yang terintegrasi di setiap mata pelajaran. 
“Kita sepakat saja bahwa Juni 2013 akan menjadi momen baru kita menyiapkan anak-anak kita untuk masa depan dengan cara yang baru,” kata Wakil Presiden Boediono seperti dikutip laman resmi wapres, Rabu (14/12).
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh sudah memberikan presentasi kepada Wapres mengenai kemajuan pengembangan kurikulum 2013 antara lain tentang filosofi dasar serta tujuan yang ingin dicapai. 
M.Nuh juga memaparkan perbandingan antara kurikulum 2006 dan pengembangan kurikulum 2013 yang sedang dipersiapkan. 
Salah satu ciri kurikulum 2013 untuk SD adalah  mata pelajaran IPA dan IPS akan menjadi materi bahasan di semua mata pelajaran.
Prosesnya, tema-tema yang ada di dua mata pelajaran itu diintegrasikan kepada enam mata pelajaran yang akan menjadi muatan pelajaran SD.
Keenam mata pelajran itu adalah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Agama, Bahasa Indonesia, Matematika, Olahraga-Kesehatan serta Seni-Budaya.
Apa komentar Anda atas hadirnya kurikulum baru tersebut? (JIBI/ra/sae)
Sumber  : www.kabar24.com

Kurikulum 2013 untuk SD


JAKARTA — Meski jam pelajaran untuk siswa SD ditambah, pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak menambah jumlah anggaran dan tenaga pengajar.
Pada kurikulum 2013 Kemendikbud menambah jam belajar SD dari 26 menjadi 30 jam pelajaran per minggu.
Mendikbud Muhammad Nuh mengatakan, penambahan jam pelajaran SD justru membuat jam mengajar guru lebih efektif.
Dia menjelaskan, dalam kurikulum saat ini masih banyak guru SD yang tidak bisa memenuhi kewajiban jam mengajar minimal di sekolah.
Surat Keputusan Bersama 5 Menteri No. 5/2011 menyatakan guru PNS dan bersertifikat minimal harus mengajar selama 24 jam pelajaran per minggu dan maksimal mengajar selama 40 jam pelajaran per minggu.
“Justru banyak yang mengalami kekurangan 24 jam mengajar, dengan penambahan jam mengajar lebih tersedia,” kata Nuh.
Selain itu, Mendikbud menjelaskan dalam kurikulum 2013 ada dorongan bagi sekolah menyediakan kegiatan ekstrakulikuler yang akan diperhitungkan sebagai jam mengajar guru.
Sementara itu, Nuh menegaskan rancangan kurikulum 2013 sudah final dan saat ini sudah berada dalam tahap sosialisasi.
Kurikulum 2013 mengurangi jumlah mata pelajaran di tingkat SD dari 10 mata pelajaran menjadi 6 mata pelajaran, di antaranya:
  • Matematika
  • Bahasa Indonesia
  • Pendidikan Agama
  • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
  • Kesenian
Mata pelajaran IPA dan IPS dalam kurikulum yang baru akan dilebur sebagai topik tematik pada 6 mata pelajaran di atas. (JIBI/bas/sae)

Sumber : www.kabar24.com